“Diperlukan waktu hingga gempa-gempa susulan ini akan luruh setelah dua atau tiga minggu, seperti karakteristik gempa di Maluku Utara yang baru-baru ini terjadi,” kata Faisal. BMKG mengimbau warga tetap tenang namun berhati-hati terhadap potensi bahaya struktur bangunan pascagempa.
Guna mempercepat penanganan darurat, Posko Penanggulangan Bencana resmi diaktifkan. Jajaran menteri dan pimpinan lembaga pusat dijadwalkan terbang menuju lokasi bencana menggunakan Pesawat Boeing TNI AU 737 dari Lanud Halim Perdanakusuma pukul 20.00 WIB dengan tujuan Labuan Bajo dan Ende.
Rombongan penanganan darurat tersebut meliputi: Menko PMK, Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, Menteri Pekerjaan Umum (bersama perwakilan PLN, Telkom, dan Pertamina), Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial.
Tim terpadu akan langsung menggelar rapat koordinasi tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk pemulihan infrastruktur dasar seperti listrik, komunikasi, dan suplai bahan bakar.
Sebagai langkah awal tanggap darurat, bantuan Presiden berupa 50.000 paket sembako disalurkan malam ini melalui jalur udara menuju Maumere, NTT, untuk memenuhi kebutuhan dasar ribuan pengungsi.













