SepakbolaZona Headline

FIFA Kocok Kartu Merah, Malaysia Malah Lempar Bola ke Indonesia

27
×

FIFA Kocok Kartu Merah, Malaysia Malah Lempar Bola ke Indonesia

Share this article
Timnas Malaysia. (Foto: Twitter @FAM_Malaysia)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi Timnas Malaysia kian berbuntut panjang. Setelah FIFA mengocok kartu merah dengan menjatuhkan sanksi denda dan larangan bermain, sejumlah tokoh sepak bola Negeri Jiran justru melempar tudingan ke arah Indonesia.

Komite Disiplin FIFA resmi menghukum Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada Jumat (26/9) karena melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC). FAM terbukti menggunakan dokumen palsu demi meloloskan tujuh pemain asing agar bisa membela Timnas Malaysia.

BACA JUGA:  Batam Hemat Rp18 Miliar Lewat WFH, Sekda: Ini Bukan Karena Anggaran Kita Tipis!

Akibatnya, FAM harus membayar denda sebesar CHF 350.000 (sekitar Rp6 miliar), sementara ketujuh pemain masing-masing dikenai denda CHF 2.000 dan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Hannah Yeoh, mengaku kecewa dan marah atas keputusan FIFA. Ia mendesak FAM segera mengajukan banding demi memulihkan nama baik Malaysia.

BACA JUGA:  Sorotan Hukum: JPU Minta Maaf, Tapi Fandi Ramadhan Tetap Dibui—Di Mana Keadilannya?

“Seperti ribuan penggemar Harimau Malaya di luar sana, saya juga sedih dan marah membaca keputusan FIFA. Jangan terburu-buru, biarkan proses banding selesai, baru kita lanjutkan,” kata Hannah, dikutip New Strait Times.

Namun, alih-alih fokus memperbaiki kesalahan, isu justru mengarah ke Indonesia setelah Tunku Ismail Sultan Ibrahim—Putra Mahkota Johor sekaligus pemilik klub Johor Darul Ta’zim—mengunggah cuitan kontroversial.