harris
NatunaZona Headline

Ekspor Ikan Napoleon dan Kerapu dari Natuna Tak Untungkan Daerah, PAD Nol Besar

3555
×

Ekspor Ikan Napoleon dan Kerapu dari Natuna Tak Untungkan Daerah, PAD Nol Besar

Share this article

Siapa Untung dari Ekspor Ikan Napoleon Natuna? Daerah Cuma Jadi Penonton

Budidaya ikan napoleon di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna. (Foto: dok. Gudangberita/Aulia Rahman)
banner 468x60

Kepala Dinas Perhubungan Natuna, Alazi, sebelumnya menyatakan bahwa Sedanau sudah ditetapkan sebagai pelabuhan ekspor terbatas, namun hal tersebut belum menjawab persoalan minimnya kontribusi ekonomi ekspor terhadap masyarakat lokal.

Siapa yang Diuntungkan dari Ekspor Ini?

Pertanyaan besar yang muncul kemudian: siapa sebenarnya yang diuntungkan dari ekspor ikan hidup Napoleon dan kerapu ke Hongkong?

BACA JUGA:  Pesawat 'Mogok' di Batam, Penerbangan NAM Air Rute Natuna Bikin Emosi Penumpang

Dengan tidak adanya retribusi daerah, rantai nilai ekspor tampaknya lebih banyak dinikmati oleh perusahaan eksportir dan pihak pusat. Sementara masyarakat nelayan dan pemerintah daerah justru gagal mendapatkan nilai tambah dari kekayaan lautnya sendiri.

Desakan Evaluasi dan Revisi Kebijakan

Fenomena ini memunculkan desakan agar pemerintah pusat merevisi kebijakan fiskal sektor kelautan, agar pemerintah daerah perbatasan seperti Natuna bisa mendapat porsi yang adil dari kekayaan laut mereka.

BACA JUGA:  Imbas Kerugian Menahun, Tarif Air Perumda Tirta Nusa Natuna Resmi Naik: Siapa Saja yang Terdampak?

Perlu adanya mekanisme bagi hasil PNBP sektor perikanan, serta pelibatan daerah dalam pengawasan dan pendataan ekspor, demi menghindari kebocoran dan ketimpangan.

Meski ekspor ikan hidup dari Natuna terus berjalan lancar ke pasar internasional, daerah justru merugi secara fiskal. Saatnya pemerintah meninjau ulang model pengelolaan sumber daya kelautan agar tidak ada lagi daerah kaya sumber daya tapi miskin manfaat.

BACA JUGA:  Foto Eksekutor Berlaras Panjang di Barelang Beredar, Senjata LSM Lang Laut Disita Polisi?