Langkah ini diapresiasi oleh Wamendagri Bima Arya. Menurutnya, kepala daerah di Batam berhasil melakukan “diagnosis” masalah secara tepat dengan membangun ekosistem terintegrasi hulu-hilir, sehingga sektor formal Batam kini telah menyerap hampir 70 persen tenaga kerja.
Ketua APINDO Kota Batam, Rafky Rasyid, juga menegaskan kesiapan 700 perusahaan anggotanya untuk menindaklanjuti kesepakatan ini secara nyata. Langkah ini bahkan sudah diinisiasi oleh PT Pegai Union yang memborong 200 tenaga kerja lokal untuk memenuhi 100 persen kebutuhan SDM perusahaannya.
Lewat integrasi kebijakan dan komitmen dunia usaha ini, Pemko Batam optimistis pesatnya kue pertumbuhan ekonomi tak lagi hanya menjadi angka statistik, melainkan dapat dirasakan langsung dampaknya oleh warga lokal Batam.













