KepriMalaysiaZona Headline

Dua ABK dan Nelayan Asal Kepri dan Sumut Ditahan Usai Nyasar ke Perairan Malaysia, Begini Kronologi Pemulangannya

997
×

Dua ABK dan Nelayan Asal Kepri dan Sumut Ditahan Usai Nyasar ke Perairan Malaysia, Begini Kronologi Pemulangannya

Share this article
Penyerahan dilaksanakan diatas kapal Bakamla KN P-Nipah 321, disaksikan oleh Kepala Badan Perbatasan Provinsi Kepri Doli Boniara Siregar M.Si dan Commander (M) Najib bin Sam, Timbalan Pengarah Operasi APMM Zone Maritim Tanjung Sedili, Leny Marliani. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Dua Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan dari Malaysia melalui kerja sama erat antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Negeri Johor, serta Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Barat.

Dua ABK tersebut adalah Suhardi Saparteri dari Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dan Muhammad Al Salam dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Mereka diamankan oleh APMM Negeri Johor pada 24 Februari 2025 karena diduga memasuki perairan Malaysia tanpa izin.

BACA JUGA:  Basah Kuyup Berbalut Seragam, Kapolres Natuna Terjang Pantai Piwang Evakuasi Bocah Tenggelam

Kronologi Kejadian

Keduanya ditangkap oleh otoritas maritim Malaysia di koordinat 01° 18.870’ N dan 14°.105’ E atau sekitar 2,07 mil laut dari Tanjung Bulat, Kota Tinggi, Malaysia. 

Berdasarkan hasil penyelidikan, mereka tidak sengaja memasuki perairan Malaysia akibat kendala teknis pada kapal dan ketiadaan alat navigasi yang memadai. Namun, kedua ABK tersebut memiliki dokumen keimigrasian dan kapal yang sah.

BACA JUGA:  Gencatan Senjata Trump Membara: Israel Terus Bombardir Lebanon, Klaim Pakistan Bertepuk Sebelah Tangan

Proses Pemulangan

Pada Rabu (19/3), Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S Widiyanto, secara resmi menyerahkan kedua ABK dan kapal mereka kepada Kepala Bakamla Zona Barat, Laksma Bambang Trijanto. Prosesi penyerahan berlangsung di atas kapal Bakamla KN P-Nipah 321, yang juga disaksikan oleh berbagai pejabat penting, termasuk Kepala Badan Perbatasan Provinsi Kepri Doli Boniara Siregar M.Si, Timbalan Pengarah Operasi APMM Zone Maritim Tanjung Sedili Commander (M) Najib bin Sam, serta beberapa pejabat dari KJRI Johor Bahru.