Kejadian berawal ketika Pakde bertengar dengan Mumun. Mumun kemudian mengadu ke Gondrong selingkuhannya itu. Gara-gara hal ini, Gondrong akhirnya mendatangai Pakde dan terjadi cekcok mulut.
“Pelaku datang lalu terjadi cekcok. Ia kemudian menikam korban. Ada 10 luka tusukan, 4 di dada, 3 di perut, 2 di punggung dan 1 di leher korban. Korban berdasar visum meninggal akibat kehabisan darah,” terang Kapolres.
Pengakuan Gondrong
Gondrong mengaku emosi saat itu kekasih Gelapnya Mumun dimarah-marahi dan dipukuli Pakde. Ia beralasan Pakde dan Mumun sudah berpisah dua bulan lalu. Makanya Gondrong berani selingkuh dengan Mumun. Apalagi selama ini Mumun dan Pakde hanya menikah siri.
“Dia (Mumun) datang nangis-nangis, dia cerita ke saya kalau di pukul Pakde (Syamsudin) dan aku sarankan untuk lapor di Polsek. Untuk memastikan kejadian saya temui pakde dulu,” kata Gondrong.
Gondrong yang membabi buta menikam Pakde dengan pisau itu justru mengaku khilaf karena lagi emosi. “Saat itu saya khilaf dan langsung mengambil pisau dari jok motor, langsung nusuk pakde,” aku Gondrong.
“Saya marah karena mereka sudah pisah dua bulan, tapi pakde masih mukul dia,” tambahnya lagi.
Usai kejadian itu, Gondrong dan Mumun lalu kabur ke Sumatera Utara menghindari polisi yang pastinya akan meminta pertanggungjawaban mereka.












