Menurutnya, DPRD melihat momen penabalan ini sebagai penguatan moral dan budaya dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kamaluddin juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga adat, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan Kota Batam.
“Ini menunjukkan betapa pentingnya peran tokoh adat dalam memperkuat fondasi pembangunan. Kami di DPRD siap mendukung kolaborasi lintas elemen demi kemajuan Batam,” tegasnya.
Turut hadir dalam prosesi tersebut, Wakil Ketua I DPRD Aweng Kurniawan, Ketua Komisi III Muhammad Yunus Muda, serta anggota DPRD Taufik Ace Muntasir dan Muhammad Yunus, S.Pi. Kehadiran jajaran DPRD menjadi sinyal kuat dukungan legislatif terhadap pelestarian budaya sebagai bagian dari arah kebijakan pembangunan Batam yang berkelanjutan dan berakar pada kearifan lokal. (*)













