NusantaraZona Headline

Derita Suami di Muba Tanpa Kelamin Usai Dipotong Istri Gegara Selingkuh

2276
×

Derita Suami di Muba Tanpa Kelamin Usai Dipotong Istri Gegara Selingkuh

Share this article
Lisa Yati (33) menangis usai menjadi tersangka memotong kelamin suaminya. Ia mengaku sakit hati karena suaminya akan menikah lagi. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Nasib nahas dialami Rian Hidayat (33), suami di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, yang kemaluannya dipotong istrinya, Lisa Yati (33).

Kondisinya dilaporkan sudah membaik. Saat ini, korban tinggal di rumah keluarganya di Jambi.

Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir Iptu Eko Purnomo mengatakan, pasca kejadian Rian memang langsung dilarikan ke RSUD Jambi untuk mendapatkan pertolongan pertama.

BACA JUGA:  Misteri Harley 600 Juta Iman Sutiawan: Tunggangan Gahar, Tapi Tak Terdaftar di LHKPN?

“Memang pertama itu dibawa dulu ke RS Bayung Lencir, karena luka terpotongnya parah sehingga dirujuk lah ke RSUD Jambi,” katanya, via detikom dikutip, Rabu (13/3/2024).

Kata Eko, kondisi korban sangat memprihatinkan karena sama sekali tak memiliki alat vital. Hal itu karena saat kejadian LY memotong batang penis suaminya tanpa tersisa.

BACA JUGA:  Resmi Dikuburkan, Hasil Autopsi Diana Kini Jadi Tumpuan Polisi Ungkap Misteri Kematian Mengenaskan

“Iya, kondisinya itu ya terpotong habis (penis Rian),” ungkapnya.

Pasca menjalani perawatan di RSUD Jambi, kata Eko, petugas sudah dapat berkomunikasi dengan Rian. Sementara ini korban tinggal di kediaman keluarganya di kawasan Mastong, Jambi untuk rawat jalan.

“Sekarang sudah rawat jalan di sana (di Jambi), sudah keluar dari rumah sakit. Karena di sana ada rumah keluarganya, jadi dia tinggal di sana untuk rawat jalan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Tragedi Rambut Terlindas Mesin Perahu, BAZNAS dan KPDN Natuna Salurkan Bantuan untuk Sintia Bela

Diberitakan sebelumnya, Pria di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan bernama Rian Hidayat (33) dilarikan ke rumah sakit karena penisnya dipotong istrinya, Lisa Yati (33) alias LY. Pelaku melakukan itu, karena sakit hati suaminya akan menikah lagi.