Gudangberita.co.id, Natuna – Cuaca buruk melanda perairan Natuna dan Anambas, memaksa penghentian sementara operasional kapal Roro KMP Bahtera Nusantara 01. Jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Tanjung Uban, Matak, Midai, Penagi, Subi, Serasan, hingga Sintete kini terhenti, demi keselamatan penumpang dan kru.
Keputusan ini diambil berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi gelombang tinggi hingga 6 meter dan angin kencang mencapai 30 knot.
Penanggung jawab Pelabuhan Ro-Ro ASDP Tanjung Uban, Sukma Nugraha, menjelaskan bahwa penghentian sementara ini dilakukan sesuai arahan Syahbandar BPTD. “Keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan dan nyawa penumpang. Operasi kapal akan dilanjutkan setelah cuaca membaik,” ujar Sukma pada Minggu (12/1/2025).
Kapal KMP Bahtera Nusantara 01 yang dijadwalkan berlayar pada 12 Januari 2025 kini bersandar di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, Natuna.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada calon penumpang atas ketidaknyamanan ini dan berkomitmen memberikan pembaruan jadwal keberangkatan segera setelah cuaca kembali normal.
BMKG telah mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem di wilayah perairan Natuna dan Anambas sejak 11 Januari 2025. Pola angin dari arah Utara hingga Timur dengan kecepatan tinggi memperburuk kondisi, sehingga aktivitas pelayaran dan distribusi logistik terganggu.










