Seorang calon penumpang, Asep Rahman, yang harus menunda perjalanannya ke Matak, menyatakan dukungannya terhadap keputusan ini. “Saya memahami situasinya. Lebih baik menunggu daripada mengambil risiko di tengah gelombang tinggi,” katanya.
Pihak ASDP optimistis kondisi cuaca akan membaik sehingga KMP Bahtera Nusantara 01 dapat kembali beroperasi pada 15 Januari 2025. “Kami terus memantau informasi dari BMKG dan siap melanjutkan pelayaran begitu kondisi memungkinkan,” kata Sukma.
BMKG mengimbau masyarakat dan operator pelayaran untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya selama periode ini.










