BatamPeristiwaZona Headline

Breaking News! Sungai Baloi Nyaris Meluap, Warga Gusar: DAS Menyempit

965
×

Breaking News! Sungai Baloi Nyaris Meluap, Warga Gusar: DAS Menyempit

Share this article
Air sungai di DAS Baloi nyaris meluap akibat penyempitan usai penimbunan. (Foto: dok. warga)
banner 468x60

Namun, hingga kini, pengerukan belum dilakukan karena kasus ini masih dalam penyidikan oleh Polda Kepri.

“Warga bertanya ke saya kapan DAS itu dikeruk atau dinormalisasi. Saya hanya bisa minta mereka sabar karena kasusnya sedang ditangani Polda,” terang Ade.

Menurut informasi yang dihimpun, penyidik Polda Kepri telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk anggota DPRD Kepri Lik Khai yang disebut pernah meminta agar lokasi itu ditimbun untuk kepentingan proyek.

BACA JUGA:  Sempat Hilang Kontak di Hutan Gunung Samak Anambas, 3 Pelajar SMP Ditemukan Selamat Melalui Jalur Laut

Kekhawatiran Warga Bertambah: DAS Akan Dijadikan Taman?

Penampakan desain penataan DAS Baloi dengan dibangun taman. Warga bertanya untuk kepentingan siapa? (Foto: ist)

Tak hanya penimbunan, warga juga resah dengan rencana pembuatan taman oleh BP Batam di area yang sebelumnya merupakan DAS aktif. Bagi warga, satu-satunya solusi adalah mengembalikan fungsi sungai sebagai alur air, bukan mengalihfungsikannya.

“Warga cuma ingin DAS kembali seperti dulu. Jangan main-main, ini bisa bahaya kalau dibiarkan,” tegas Ade.

BACA JUGA:  PLN Batam Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026 dan TOP Leader on CSR Commitment 2026

Sorotan juga datang dari penggiat media sosial dan lingkungan, Yusril Koto, yang menyebut penimbunan DAS sebagai bentuk “komersialisasi lingkungan”.

“Itu proyek tipu-tipu. DAS sudah dikomersialisasi untuk kepentingan apartemen,” kata Yusril dalam unggahannya yang viral di media sosial.