BatamPropertiZona Headline

Dugaan Skandal Harga Rumah Subsidi di Sekupang, DPRD Batam Siap Urai Benang Kusut Mafia Properti?

37
×

Dugaan Skandal Harga Rumah Subsidi di Sekupang, DPRD Batam Siap Urai Benang Kusut Mafia Properti?

Share this article

Pengembang & Bank Mangkir, RDPU Kasus Rumah Subsidi Rhabayu Estuario di DPRD Batam Berlangsung Sengit!

Perumahan Rhabayu Estuario
banner 468x60

Warga Rhabayu Estuario menduga adanya ketidakterbukaan dalam penetapan harga jual. Sebagai rumah subsidi, warga menilai mereka seharusnya membayar dengan harga yang lebih rendah sesuai aturan pemerintah, namun fakta di lapangan menunjukkan transaksi yang memberatkan konsumen.

Meski saat ini persoalan tersebut sudah masuk ke ranah gugatan pengadilan, DPRD Kota Batam tetap berkomitmen untuk melakukan mediasi.

BACA JUGA:  Cegah Siswa Titipan, Ombudsman "Pelototi" PPDB Kemenag Batam

“Meskipun saat ini warga sudah menggugat ke pengadilan, kami berharap tetap bisa membantu menyelesaikan persoalan antara konsumen, pihak developer, dan pihak bank secara adil,” tambah Fadli.

Hadirnya Direktorat Lahan BP Batam, Bapenda, hingga Bagian Hukum Setdako Batam dalam RDPU ini menunjukkan bahwa persoalan Rhabayu Estuario melibatkan aspek legalitas lahan dan perpajakan yang serius. Komisi I meminta seluruh instansi teknis untuk menyiapkan data lengkap pada pertemuan berikutnya.

BACA JUGA:  Janji Pembayaran Proyek di Lingga Dituding 'Angin Surga', Kontraktor Lokal Terlilit Utang 15 Persen

Persoalan rumah subsidi di Sekupang ini menjadi atensi publik Batam, mengingat rumah subsidi adalah hak masyarakat berpenghasilan rendah yang seharusnya terlindungi dari praktik spekulasi harga.