Namun, upaya penataan ini tidak hanya menguntungkan pemerintah daerah. Ada sejumlah pihak yang akan terdampak langsung, baik secara positif maupun negatif.
Siapa Diuntungkan?
Pemko Batam: Potensi kenaikan PAD dari retribusi parkir cukup besar. Dengan sistem yang lebih transparan dan terukur, kebocoran anggaran bisa ditekan.
Warga Pengguna Jalan: Penataan parkir yang baik akan berdampak pada kelancaran lalu lintas, mengurangi kemacetan dan konflik di ruang publik.
Pelaku Usaha: Parkir yang tertata akan meningkatkan aksesibilitas pelanggan, terutama di kawasan padat ekonomi dan perdagangan.
Siapa yang Bisa Terdampak Negatif?
Juru Parkir Liar: Penataan sistem bisa membuat peran mereka digantikan oleh sistem digital atau tenaga resmi dari pihak ketiga.
Warga Pemilik Lahan Tak Resmi: Mereka yang selama ini memanfaatkan lahan untuk parkir liar kemungkinan akan kehilangan pemasukan.
Pengemudi: Jika kebijakan parkir tidak disosialisasikan dengan baik, potensi kenaikan tarif parkir atau pengurangan area parkir bisa menimbulkan resistensi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, menjelaskan bahwa tatanan transportasi lokal yang terintegrasi sedang dirancang untuk menjawab lonjakan mobilitas warga.







