Dedius juga menambahkan bahwa insiden ini mengingatkan pada kejadian serupa dua tahun lalu di lokasi yang sama. “Kita mengingat pengalaman dua tahun lalu di lokasi yang sama, posisinya sampai di muara. Mudah-mudahan kali ini tidak sampai ke laut,” tambahnya.
Operasi SAR hari pertama ini didukung penuh oleh alut (alat utama) pertolongan lengkap, termasuk Rescue Car Type II, satu set perahu karet (rubber boat), alat deteksi bawah air Aquaeye, serta peralatan evakuasi medis darurat.
Sebanyak 6 personel penyelamat Pos SAR Batam bahu-membahu bersama unsur gabungan lainnya yang terdiri dari: Polairud Batam, Tagana Batam, TNI AL, BPBD Batam dan Masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus berjuang di lapangan dan status korban masih dalam pencarian intensif.













