WisataZona Headline

Bali Tak Seperti Dulu, Media Asing Soroti Ledakan Turis Pasca Covid-19

221
×

Bali Tak Seperti Dulu, Media Asing Soroti Ledakan Turis Pasca Covid-19

Share this article
Media berbasis di Singapura yaitu CNA, menyoroti ledakan turis yang terjadi di Bali usai pandemi Covid-19 mereda. (Foto: Antara)
banner 468x60

Pelanggaran yang mereka lakukan termasuk tinggal melebihi batas waktu, bekerja secara ilegal, dan mengekspos diri di tempat-tempat suci.

CNA menilai ketika wisatawan berbondong-bondong kembali ke Bali setelah pandemi covid-19, isu ledakan turis menjadi semakin nyata dibandingkan sebelumnya.

Pembangunan masif

Bali menjadi berita utama pada Desember 2023 karena kemacetan di jalan tol yang memaksa orang harus berjalan kaki hingga empat kilometer menuju bandara.

BACA JUGA:  Tragedi Bripda NS: Mengapa Tim Forensik Independen Dilibatkan dalam Kematian Bintara Remaja Ini?

Wakil Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bali Nyoman Sukma Arida mengatakan kemacetan juga terjadi di Canggu karena pembangunan yang masif.

Kini terdapat bangunan beton di setiap jalan di Canggu yang membuat kemacetan. Para pengembang, kata Arida, tertarik dengan Canggu karena harga tanah yang relatif murah.

Laporan Institut Transnasional yang berbasis di Amsterdam pada 2018 memperkirakan bahwa Bali kehilangan 1.000 ha lahan pertanian karena pembangunan setiap tahun dalam 15 tahun terakhir.

BACA JUGA:  Fenomena ‘Geser Lokasi’ Bunuh Diri di Barelang, Ustaz Candra Berencana Ruqyah Jembatan II hingga VI

Sementara menurut penelitian terbaru yang dilakukan profesor pertanian Universitas Udayana Wayan Windia, pulau ini mengalami defisit beras sebesar 100 ribu ton per tahun.