Natuna

Ayah Korban Dugaan Pencabulan di Natuna Mengaku Jijik Menceritakan Kronologi ke Penyidik

1488
×

Ayah Korban Dugaan Pencabulan di Natuna Mengaku Jijik Menceritakan Kronologi ke Penyidik

Share this article
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna — Bukan hanya anak yang menjadi korban dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak laki-laki di bawah umur di Kabupaten Natuna. Proses hukum yang berjalan juga meninggalkan luka psikologis bagi orang tua korban.

AM (49), ayah korban, serasa jijik saat harus mengulang kronologi dugaan perbuatan tidak pantas yang dialami anaknya kepada penyidik kepolisian. Perasaan itu muncul karena bayangan kejadian tersebut terus terulang dalam benaknya.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan: MBG Jangan Jadi Ajang Cari Untung

“Saya ketika ditanyai lagi keterangannya. Jujur, saya jadi jijik mengingatnya hal yang dilakukan pria itu,” ujar AM, Sabtu (7/2/2026).

Namun ia harus tetap menjalaninya sebagai bagian proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

AM menyebut anaknya juga masih mengalami trauma berat. Saat dimintai keterangan, sang anak sampai menangis dan menunjukkan ketakutan.

“Anak saja sampai menangis waktu dimintai keterangan. Itu yang paling berat buat kami sebagai orang tua. Prilaku pria itu memang melenceng,” ucapnya.

BACA JUGA:  Si Jago Merah Mengamuk di Ranai Senin Malam

Ia menyesalkan masih adanya anggapan di masyarakat yang menganggap peristiwa tersebut sebagai candaan atau perilaku sepele.

“Ada yang bilang cuma digituin saja. Tapi itu perilaku menyimpang dan dampaknya nyata ke anak saya,” tegas AM.