Saat-Saat Terakhir
Putra keduanya, Rama Ardana Astraatmadja, menceritakan bagaimana sang ayah menjalani perawatan intensif akibat gagal ginjal. Tim dokter melakukan terapi continues renal replacement therapy (CRRT) di ICU RSCM Kencana. Namun, takdir berkata lain.
āAyah dirawat di ICU RSCM Kencana lantai 3 karena gagal ginjal. Mohon doa agar amal dan perbuatan beliau selama hidup dikenang dan bermanfaat bagi semua yang ditinggalkan,ā ucap Rama.
Keluarga besar Atmakusumah menyampaikan terima kasih kepada tim dokter dan tenaga medis yang telah berupaya memberikan perawatan terbaik. Mereka juga berharap kepergian almarhum menjadi momentum bagi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam menjaga kebebasan pers.
Kenangan yang Tak Pernah Pudar
Arif Zulkifli, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, mengungkapkan rasa kehilangan mendalam. āBeliau adalah sosok yang sangat berpengalaman di dunia jurnalistik dan konsisten memperjuangkan kemerdekaan pers di Indonesia. Kita semua kehilangan seorang tokoh besar,ā ujarnya.
Bagi banyak jurnalis, sosok Atmakusumah adalah mentor dan inspirasi. Kepemimpinannya yang visioner mencerminkan keyakinannya bahwa pers harus menjadi pilar keempat demokrasi yang independen. Dedikasinya telah menginspirasi banyak media untuk terus kritis dan bertanggung jawab dalam menyuarakan kebenaran.







