Perbandingannya jadi lucu kalau dipikir. Greenland Denmark diincar Amerika Serikat. Greenland Batam diincar warga Batam yang kehabisan ide “ngopi di mana hari ini”
Yang satu soal kekuatan global, yang satu soal kekuatan kafein. Yang satu dingin menusuk tulang, yang satu panas kopi dan hangat obrolan.
Jadi, kalau ada yang bilang “mau ke Greenland”, pastikan dulu konteksnya. Kalau bawa paspor dan jaket tebal, mungkin dia bicara soal Denmark. Tapi kalau cuma pegang kunci motor dan dompet, besar kemungkinan tujuannya Morbek Greenland.
Karena di dunia ini, tidak semua Greenland soal es dan politik. Sebagian hanya soal kopi, roti, dan waktu yang berjalan pelan di sudut Batam Center.










