“Tuntutan aksi hari ini adalah ‘Kemerdekaan Palestina dari Penjajah Yahudi Zionis Israel’,” ujar Husein seperti dilansir cnnindonesia, Rabu (11/10/2023).
Massa Desak Amerika Serikat Bersikap Adil
Sementara itu, saalah satu orator dalam Aksi Solidaritas untuk Palestina, Ustadzah Nurdiati Akma, mendesak Amerika Serikat (AS) untuk bersikap adil kepada Palestina.
“Dan kita sekarang ada di depan Kedubes AS, kita minta Dubes AS, negara penguasa di dunia yang punya kekuatan besar, tolong lakukan keadilan bahwa rakyat Palestina ada di negara mereka tetapi mereka sedang dibombardir,” ujarnya.
Dikutip dari Republika, Rabu (11/10), Ustadzah Nurdiati juga menyampaikan kepada para peserta aksi untuk tidak membiarkan Palestina dihancurkan berkali kali oleh zionis Israel.
“Apakah rela membiarkan Palestina dibombardir? Jika Amerika berdiam diri maka kita siap terjun ke Palestina,” tutur Ustadzah Nurdiati yang disambut dengan jawaban siap dari para peserta aksi.
Untuk catatan, konflik antara Israel dan kelompok Hamas di Palestina telah berlangsung hampir lima hari. Jumlah total korban jiwa akibat konflik ini telah mencapai 2.100 orang, sementara korban luka terus bertambah.
Dari jumlah tersebut, korban jiwa di pihak Israel mencapai 1.200 orang, sementara di pihak Palestina, terdapat 900 orang yang telah meninggal dunia, termasuk ratusan anak-anak yang menjadi korban.













