Pasca pencopotan tersebut, Sahroni dipindahkan sebagai anggota biasa di Komisi I. Posisi pimpinan yang ia tinggalkan saat itu diisi oleh Rusdi Masse. Namun, dinamika politik berubah cepat setelah Rusdi Masse memutuskan mundur dari Partai NasDem dan menyeberang ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Rakernas 29 Januari lalu di Makassar.
Kembalinya Sahroni ke Komisi III dinilai strategis bagi NasDem, mengingat ia merupakan salah satu figur partai yang paling vokal dalam isu-isu penegakan hukum dan kepolisian. Sebagai Wakil Ketua Komisi III, Sahroni akan kembali bermitra dengan lembaga-lembaga besar seperti Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK.
Publik kini menantikan langkah-langkah berani Sahroni dalam mengawal isu-isu hukum nasional, terutama setelah pengalaman singkatnya berada di luar lingkar pimpinan komisi.










