Batam Punya CeritaZona Headline

Sekian Lama Ditahan, Bang Long Akhirnya Dijenguk Ibu: Cium Kaki hingga Dibawakan Asam Pedas Kesukaan

1127
×

Sekian Lama Ditahan, Bang Long Akhirnya Dijenguk Ibu: Cium Kaki hingga Dibawakan Asam Pedas Kesukaan

Share this article

Kisah Iswandi 'Bang Long' Si Pejuang Rempang

Bang Long dengan tangan diborgol langsung mengucap takbir sebelum menjalani sidang perdana demo Rempang, Kamis (21/12/2023). (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Hujan tak henti-hentinya turun siang itu, Senin (25/12/2023). Namun rasa rindu Zuraidah binti Muharam tak luntur hendak bertemu dengan anak sulungnya, Awi yang kini ditahan di Rutan Kelas II A Batam. Ia jauh-jauh datang dari Johor ke Batam.

Awi, bernama lengkap Iswandi bin M Yakop atau lebih dikenal dengan Bang Long.

Ia menjadi tersangka bersama 34 orang lainnya dan ditahan atas demo berujung anarkisme di depan Gedung BP Batam, 11 September 2023 lalu.

BACA JUGA:  HET Hanya Rp4.600/Liter, Mengapa Harga Minyak Tanah di Singkep Melonjak Jadi Rp13 Ribu?

Sebagaimana diketahui, saat itu ribuan warga tak hanya dari Rempang, namun solidaritas masyarakat melayu dari seluruh Kepulauan Riau dan daerah lainnya hadir melakukan unjuk rasa penolakan terkait relokasi masyarakat tempatan, imbas dari proyek besar yang akan digarap pemerintah dengan investor asing melalui BP Batam, yakni Rempang Eco City.

Warga menganggap perlakuan pemerintah terhadap mereka sangat tidak adil. Pasalnya, mereka sudah menempati tanah itu turun temurun. Bahkan sebelum Indonesia merdeka.

BACA JUGA:  Karyawan Perusahaan Elektronik di Batam Kritis Ditikam Geng Motor di Villa Pesona Asri

Namun investasi berbicara lain. Tanah Rempang dibidik menjadi target proyek strategis nasional dengan ‘mengorbankan’ warga dan meminta mereka untuk hengkang.

Kendati pemerintah juga menyiapkan skema yang mereka anggap menguntungkan warga yang akan direlokasi. Namun warga enggan dipaksa-paksa dengan cara seperti itu.