Gudangberita.co.id, Batam — Suasana di ruang tunggu keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, mendadak memanas pada Sabtu (17/10/2026) sore.
Para calon penumpang NAM Air nomor penerbangan IN 036 rute Batam–Natuna meluapkan emosi dan menggeruduk konter keberangkatan lantaran pihak maskapai dinilai mengabaikan hak kompensasi keterlambatan hingga pembatalan penerbangan.
Kemarahan penumpang dipicu oleh sikap manajemen NAM Air yang terkesan mengulur waktu pengumuman pembatalan (cancel) pesawat usai terlunta-lunta lebih dari tiga jam sejak jadwal boarding pukul 12.00 WIB.
Puncak kekecewaan terjadi saat maskapai mengumumkan penanganan penumpang yang dievakuasi ke OS Hotel Botania Batam, namun hanya menjanjikan snack alakadarnya serta sarapan esok hari tanpa mengakomodasi jatah makan malam.
Kondisi tersebut memantik protes keras dari Anggota DPRD Kabupaten Natuna, M. Erimuddin, S.Pd., yang turut menjadi korban pembatalan penerbangan. Sekretaris Komisi I Fraksi Partai Golkar ini mendesak manajemen NAM Air agar tidak bertindak semena-mena dan segera menjalankan kewajiban sesuai regulasi penerbangan yang berlaku.
“Harusnya kan kalau keterlambatan satu jam lebih diberi snack, kalau 120 menit disediakan makanan berat. Ini tidak ada sama sekali. NAM Air tidak menjalankan kewajiban sebagaimana undang-undang yang berlaku. Penumpang wajib menanyakan dan menuntut hal itu,” tegas Eri dengan nada tinggi di hadapan petugas maskapai.














