harris
BatamNatuna

Protes Keras di Hang Nadim! Penumpang NAM Air Natuna Tuntut Hak Makan Malam dan Snack

17
×

Protes Keras di Hang Nadim! Penumpang NAM Air Natuna Tuntut Hak Makan Malam dan Snack

Share this article
Calon penumpang NAM Air rute Batam Natuna menggeruduk petugas di ruang tunggu Bandara Hang Nadim Batam menuntut hak kompensasi dan makan malam
Calon penumpang NAM Air rute Batam Natuna menggeruduk petugas di ruang tunggu Bandara Hang Nadim Batam menuntut hak kompensasi dan makan malam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam — Suasana di ruang tunggu keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, mendadak memanas pada Sabtu (17/10/2026) sore.

Para calon penumpang NAM Air nomor penerbangan IN 036 rute Batam–Natuna meluapkan emosi dan menggeruduk konter keberangkatan lantaran pihak maskapai dinilai mengabaikan hak kompensasi keterlambatan hingga pembatalan penerbangan.

Kemarahan penumpang dipicu oleh sikap manajemen NAM Air yang terkesan mengulur waktu pengumuman pembatalan (cancel) pesawat usai terlunta-lunta lebih dari tiga jam sejak jadwal boarding pukul 12.00 WIB.

BACA JUGA:  Mau Berobat ke Penang Makin Praktis? Cek Rute Terbang Terbaru dari Bandara Hang Nadim Batam

Puncak kekecewaan terjadi saat maskapai mengumumkan penanganan penumpang yang dievakuasi ke OS Hotel Botania Batam, namun hanya menjanjikan snack alakadarnya serta sarapan esok hari tanpa mengakomodasi jatah makan malam.

Kondisi tersebut memantik protes keras dari Anggota DPRD Kabupaten Natuna, M. Erimuddin, S.Pd., yang turut menjadi korban pembatalan penerbangan. Sekretaris Komisi I Fraksi Partai Golkar ini mendesak manajemen NAM Air agar tidak bertindak semena-mena dan segera menjalankan kewajiban sesuai regulasi penerbangan yang berlaku.

BACA JUGA:  Sarang Narkoba Batam Digerebek, 114 Orang di Kampung Madani Diangkut Polda Kepri

“Harusnya kan kalau keterlambatan satu jam lebih diberi snack, kalau 120 menit disediakan makanan berat. Ini tidak ada sama sekali. NAM Air tidak menjalankan kewajiban sebagaimana undang-undang yang berlaku. Penumpang wajib menanyakan dan menuntut hal itu,” tegas Eri dengan nada tinggi di hadapan petugas maskapai.