Gudangberita.co.id – Lapangan Upacara SMA Negeri 1 Sekupang mendadak hening pada Jumat (11/9/2026) pagi. Kehadiran Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, sekitar pukul 08.00 WIB langsung mencuri perhatian ratusan siswa yang tengah berkumpul. Tanpa basa-basi, perwira kepolisian tersebut melontarkan pesan menohok terkait realitas kenakalan remaja yang kini marak terjadi.
Di hadapan para pelajar, Kompol Hippal menegaskan bahwa aksi tawuran yang sering dianggap sebagai ajang gagah-gagahan atau bentuk solidaritas antarteman adalah persepsi yang keliru besar. Sebaliknya, tindakan destruktif itu justru menghancurkan masa depan dan menyisakan konsekuensi hukum yang berat.
“Jangan mudah terprovokasi dan jangan ikut-ikutan melakukan tawuran. Tawuran itu bukan bentuk keberanian atau solidaritas. Persoalan antarpelajar harus diselesaikan dengan komunikasi yang baik, bukan dengan kekerasan,” ujar Kompol Hippal di hadapan para siswa SMAN 1 Batam.
Tak berhenti di situ, perhatian Kapolsek juga tertuju pada praktik perundungan (bullying) yang kerap terjadi secara tersembunyi di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan bahwa kekerasan fisik maupun verbal tidak punya tempat di ruang pendidikan. Para siswa diminta berani bersuara dan melaporkan setiap bentuk perundungan kepada guru, orang tua, atau kepolisian.













