LinggaTanjungpinang

Aksi Biadab Banting Balita Viral di Kepri: Dinsos Lingga & UPTD PPPA Tanjungpinang Lacak Pelaku

94
×

Aksi Biadab Banting Balita Viral di Kepri: Dinsos Lingga & UPTD PPPA Tanjungpinang Lacak Pelaku

Share this article
Tangkapan layar video viral aksi dugaan penganiayaan balita di Tanjungpinang Kepulauan Riau.
Tangkapan layar video viral aksi dugaan penganiayaan balita di Tanjungpinang Kepulauan Riau
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Tanjungpinang — Jagat media sosial di Kepulauan Riau (Kepri) dihebohkan oleh beredarnya video berdurasi 28 detik yang memperlihatkan aksi biadab dugaan penganiayaan terhadap seorang balita.

Menanggapi gelombang kecaman publik, Dinas Sosial Kabupaten Lingga bersama UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri bergerak cepat melacak keberadaan terduga pelaku.

BACA JUGA:  Pohon Tumbang Hantam Rumah Warga di Bukit Abun dan Melintang Tutup Akses Jalan Menuju RSUD Dabo

Dalam rekaman layar yang beredar, tampak seorang perempuan muda mengenakan kaus merah dan celana cokelat muda tega mengangkat lalu membanting seorang balita tanpa belas kasih. Aksi keji tersebut diduga dilakukan di tengah panggilan video (video call) bersama seseorang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, balita Malang tersebut diduga merupakan anak angkat dari pelaku. Terduga pelaku diidentifikasi sebagai perempuan berusia sekitar 20 tahun asal Setajam, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, yang saat ini berdomisili di Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Lima Tahun Menunggak, Pemkot Bandung Keluarkan SP 3: Asrama Singkep Lingga di Bandung Terancam Digusur

Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Lingga, Muhammad Arif, menegaskan pihaknya langsung bergerak melakukan koordinasi lintas daerah begitu video kekerasan tersebut memicu keresahan publik di media sosial.

“Kami sudah dapat informasi tadi dari medsos dan langsung ditindaklanjuti oleh UPTD PPA kita. Menurut informasi yang kami terima setelah dilakukan tracking, lokasi kejadian berada di Tanjungpinang dan yang bersangkutan adalah warga Lingga,” tegas Muhammad Arif saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).