Gudangberita.co.id, Batam – Keceriaan sekelompok remaja yang sedang asyik bermain hujan di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, berubah menjadi duka mendalam. Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaporkan tewas mengenaskan setelah hanyut terseret arus drainase yang meluap kuat.
Korban diketahui bernama Naufal Fadlurrahman (14), seorang pelajar kelas 9 SMP Negeri 63 Batam. Jasadnya ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian intensif menyisir aliran parit selama hampir tiga jam.
Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu, 1 Juli 2026 siang, sekira pukul 12.00 WIB. Saat wilayah tersebut diguyur hujan deras, korban bersama empat orang temannya—Denis, Leon, Faris, dan Devano—memutuskan untuk bermain hujan di kawasan Gang Mandiri, RT 004 RW 013, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Di tengah keasyikan bermain, korban mendekati sebuah parit besar di pinggir jalan yang saat itu debit airnya mulai meninggi dan berarus sangat deras.
Menurut informasi yang dihimpun, korban sempat memasukkan kakinya ke dalam parit tersebut lalu mengangkatnya kembali ke darat. Namun, saat mencoba memasukkan kakinya untuk kedua kali, petaka terjadi.
Korban mendadak kehilangan keseimbangan dan terpeleset ke dalam aliran parit yang mengalir kencang.













