Melihat korban terjatuh, salah satu rekannya, Devano, dengan sigap langsung berusaha memegang tubuh korban untuk menariknya ke atas. Namun, karena derasnya dorongan arus air hujan, pegangan Devano terlepas. Korban seketika hanyut dan tenggelam terbawa arus.
Rekan-rekan korban yang panik berusaha mengejar menyusuri tepian parit. Namun, karena arus air yang terlalu cepat, mereka kehilangan jejak korban. Para saksi kemudian berlari meminta pertolongan kepada warga setempat.
Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Nongsa tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekira pukul 14.50 WIB melalui koordinasi layanan Call Center 110. Mengingat medan dan luasnya aliran drainase, Polsek Nongsa langsung menghubungi tim SAR gabungan.
Tim gabungan bersama warga langsung melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang jalur aliran parit dari titik awal jatuhnya korban.
Setelah melakukan pencarian intensif di tengah kondisi cuaca, upaya tim gabungan akhirnya membuahkan hasil pada sore hari.
Sekira pukul 17.40 WIB, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Jasad remaja malang tersebut ditemukan tersangkut di dalam parit yang berada di belakang Komplek Ruko Kaliban Trade Center, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa—cukup jauh dari titik awal dirinya terpeleset.













