BatamZona Headline

Batam Pertahankan WTP 14 Kali Berturut-turut, Wali Kota Amsakar Paparkan Realisasi APBD 2025 Sebesar Rp4,14 Triliun

9
×

Batam Pertahankan WTP 14 Kali Berturut-turut, Wali Kota Amsakar Paparkan Realisasi APBD 2025 Sebesar Rp4,14 Triliun

Share this article
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama pimpinan DPRD Batam dalam Rapat Paripurna pertanggungjawaban APBD 2025.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama pimpinan DPRD Batam dalam Rapat Paripurna pertanggungjawaban APBD 2025
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam — Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Pemko Batam sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk yang ke-14 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Prestasi membanggakan ini terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam dengan agenda Penyampaian dan Penjelasan Wali Kota Batam atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batam TA 2025, Rabu (10/6/2026).

BACA JUGA:  DPRD Batam Panggil Bos Properti, Bahas Nasib Fasum yang Sering Bermasalah

Rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua II Budi Mardiyanto, SE, MM. Dari sisi eksekutif, hadir Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

BACA JUGA:  Minta Maaf Air Tiban Keruh, BP Batam Janji Maksimalkan Suplai Air Bersih

Meski memberikan apresiasi tinggi atas capaian WTP ke-14 ini, Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menegaskan bahwa Pemko Batam tidak boleh terlena. Ia mengingatkan adanya sejumlah catatan dari BPK yang harus segera direspons.

“Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Semoga capaian ini semakin mendorong semangat untuk bekerja lebih baik lagi. Memang ini sangat membanggakan, namun masih terdapat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian dan ditindaklanjuti,” ujar Kamaluddin.