Aset Kota Batam Naik Menjadi Rp13,72 Triliun
Selain realisasi anggaran, Amsakar juga memaparkan posisi Neraca Pemko Batam per 31 Desember 2025. Tercatat, total aset Kota Batam kini menembus Rp13,72 triliun, atau mengalami kenaikan sebesar 5,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan aset ini didorong oleh penambahan aset tetap dari belanja modal serta penerimaan hibah dari pemerintah pusat dan pihak lainnya. Adapun kewajiban Pemko Batam tercatat sebesar Rp27,61 miliar dengan ekuitas mencapai Rp13,69 triliun.
Terkait catatan dari BPK, Amsakar menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan rekomendasi tersebut dalam tenggat waktu yang ditentukan.
“Kita bersyukur dapat mempertahankan opini WTP untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut. Namun, masih terdapat sejumlah catatan dan rekomendasi dari BPK yang harus segera ditindaklanjuti paling lambat 60 hari sejak LHP diterima,” pungkas Amsakar.
Melalui penyampaian Ranperda pertanggungjawaban ini, Pemko Batam berharap sinergi bersama DPRD terus berjalan lancar agar pembahasan APBD TA 2025 dapat segera disetujui menjadi Perda demi akuntabilitas publik yang maksimal.













