Gudangberita.co.id, Lingga – Sebuah rumah panggung sederhana berdinding kayu dengan cat putih kusam dan kusen jendela berwarna hijau menjadi saksi bisu pelarian terakhir Diana.
Di rumah kontrakan yang terletak di kawasan Pasir Kuning, RT 04 RW 01, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga inilah, korban sempat mencari perlindungan sebelum akhirnya dijemput oleh maut.
Rumah tersebut menjadi sorotan utama dalam rekonstruksi yang digelar jajaran Polres Lingga pada Senin (18/5/2026). Di balik dinding kayunya, terungkap drama pelarian korban yang melibatkan adik kandung tersangka sendiri.
Dari pantauan di lokasi rekonstruksi, rumah kontrakan tempat persembunyian Diana tampak mencolok dengan arsitektur rumah panggung khas Melayu. Dinding papannya yang bercat putih dipadukan dengan aksen hijau tua pada bagian kusen pintu dan jendela.
Di sinilah Diana menghabiskan saat-saat terakhirnya dalam kondisi mencekam dan ketakutan yang luar biasa.
Fakta mengejutkan terungkap dalam adegan ke-4 rekonstruksi. Diana ternyata tidak sendirian melarikan diri ke rumah tersebut. Ia dibawa dan disembunyikan di sana oleh seorang saksi berinisial BS, yang tak lain adalah adik kandung dari tersangka Jaka.











