NatunaZona Headline

Isak Tangis di Pantai Piwang: Dua Bocah Berpulang Usai Terseret Arus Saat Bermain

584
×

Isak Tangis di Pantai Piwang: Dua Bocah Berpulang Usai Terseret Arus Saat Bermain

Share this article
Tim SAR Gabungan Natuna mengevakuasi korban tenggelam di perairan Pantai Piwang
Tim SAR Gabungan Natuna mengevakuasi korban tenggelam di perairan Pantai Piwang. (Foto: Basarnas Natuna)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Suasana ceria di Pantai Piwang berubah menjadi duka mendalam pada Kamis (14/5/2026) siang. Isak tangis pecah di tepian pantai saat Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Muhammad Okta Ferdinan (8), korban kedua sekaligus terakhir dari tragedi tenggelamnya enam bocah yang sedang asyik bermain air.

Okta ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 14.41 WIB, setelah tim melakukan penyisiran intensif selama kurang lebih satu jam. Penemuan ini menyusul rekannya, Rayyan, yang lebih dulu dievakuasi dalam kondisi serupa. Keduanya tak mampu melawan kuatnya arus laut meskipun upaya penyelamatan telah dilakukan secara maksimal oleh warga dan tim penyelamat.

BACA JUGA:  Belajar dari Tragedi Pantai Piwang: Kakansar Natuna Ingatkan Bahaya Wisata Laut Tanpa Pengawasan

Peristiwa memilukan ini bermula ketika enam sekawan tengah menikmati waktu bermain di perairan Pantai Piwang. Namun, kegembiraan itu seketika sirna saat arus menyeret mereka ke tengah. Warga yang sedang berolahraga di sekitar lokasi sempat melihat kepanikan tersebut dan segera memberikan pertolongan pertama.

Empat dari enam anak berhasil diselamatkan dari maut. Ando, Fathir, dan Zafarian dievakuasi warga dalam kondisi stabil. Sementara itu, satu korban lainnya bernama Radit ditemukan dalam kondisi sangat lemah, namun masih sempat mendapatkan perawatan medis untuk menyelamatkan nyawanya. Naas bagi Rayyan dan Okta, laut hari itu meminta pulang lebih cepat.