Gudangberita.co.id, Batam– Aksi berkendara tanpa helm yang dilakukan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, kini berbuntut panjang. Bukan hanya soal etika di jalan raya, publik kini mulai mempertanyakan transparansi harta kekayaan politisi Partai Gerindra tersebut setelah ditemukannya ketidaksesuaian antara gaya hidup di lapangan dengan data resmi yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tunggangan mewah yang digunakan Iman, sebuah Harley-Davidson FXDR 114 dengan kapasitas mesin 1.868 cc, menjadi titik awal kecurigaan. Pasalnya, motor yang diperkirakan dibanderol seharga Rp600 juta hingga Rp800 juta tersebut tidak ditemukan dalam dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya.
Berdasarkan penelusuran pada laman resmi e-LHKPN KPK, Iman Sutiawan terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 26 Juli 2024 saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kepri. Dalam laporan tersebut, Iman mencatatkan total harta kekayaan sebesar Rp1,44 miliar.
Namun, dalam kategori alat transportasi dan mesin, hanya tertera dua unit kendaraan, yakni:
Mobil Toyota Fortuner tahun 2017 senilai Rp380 juta.
Motor Yamaha N-Max tahun 2018 senilai Rp20 juta.
Absennya moge kasta tinggi Harley-Davidson FXDR 114 dalam daftar tersebut memicu tanda tanya besar. Jika motor itu milik pribadi, seharusnya wajib dicantumkan sebagai bagian dari aset harta bergerak. Jika bukan milik pribadi, muncul spekulasi mengenai asal-usul dan status peminjaman unit mewah yang dipamerkan di ruang publik tersebut.











