Gudangberita.co.id, Lingga – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali melumpuhkan aktivitas warga di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Dalam dua hari terakhir, masyarakat kesulitan mendapatkan bensin menyusul tutupnya SPBU dan mencuatnya dugaan praktik penimbunan oleh oknum pengecer.
Kondisi ini memicu keresahan massal. Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kosong di SPBU, sementara botol-botol bensin yang biasanya berjejer di kios eceran mendadak hilang dari pandangan.
Kelangkaan ini disinyalir bukan murni karena keterlambatan pasokan, melainkan adanya praktik penimbunan. Hal ini diperkuat oleh hasil inspeksi mendadak (sidak) yang sempat dilakukan Kabag Ekonomi Setda Lingga, Ardiansyah, beberapa waktu lalu.
Dalam sidak tersebut, ditemukan sejumlah kios pengecer yang sengaja menyimpan stok dalam jumlah besar dengan dalih cadangan pribadi. Namun, tindakan ini justru memperparah distribusi di tingkat masyarakat bawah.
“Bensin langka, tapi di pengecer malah ada yang simpan banyak. Ini jadi pertanyaan besar bagi kami,” ujar salah satu warga Dabo Singkep dengan nada kecewa, Senin (4/5/2026).
Ironisnya, saking sulitnya mendapatkan BBM, warga kini terpaksa mengandalkan media sosial untuk mencari informasi keberadaan stok bensin. Pantauan di grup Facebook Forum Jual Beli (FJB) Dabo, unggahan warga yang menanyakan lokasi penjual bensin dibanjiri ratusan komentar serupa.













