BatamZona Headline

Gunakan Bahasa Dayak dan Mandarin, Li Claudia Chandra Pukau Warga Kalimantan Barat di Batam

43
×

Gunakan Bahasa Dayak dan Mandarin, Li Claudia Chandra Pukau Warga Kalimantan Barat di Batam

Share this article
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra dalam pengukuhan pengurus PERWAKAB Batam masa bakti 2026-2031 di Pacific Palace Hotel, Sabtu (7/3/2026).
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra dalam pengukuhan pengurus PERWAKAB Batam masa bakti 2026-2031 di Pacific Palace Hotel, Sabtu (7/3/2026).
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menunjukkan kedekatan emosional yang luar biasa dengan masyarakat asal Kalimantan Barat dalam perayaan Cap Go Meh sekaligus pengukuhan pengurus Persaudaraan Warga Kalimantan Barat (PERWAKAB) Batam periode 2026-2031, Sabtu (7/3/2026) malam.

Bertempat di Pacific Palace Hotel, suasana mendadak riuh saat Li Claudia menyapa tamu undangan menggunakan perpaduan Bahasa Dayak dan Bahasa Mandarin. Aksi spontan ini disambut tepuk tangan meriah dari ratusan hadirin yang merasa identitas budayanya sangat dihargai oleh pimpinan daerah.

BACA JUGA:  Jangan Hanya Galak ke Rakyat Kecil, Aktivis Tantang Li Claudia Berantas Reklamasi Ilegal dan Deforestasi

Dalam sambutannya, Li Claudia menegaskan bahwa perayaan Cap Go Meh dan pelantikan PERWAKAB adalah simbol kekayaan budaya Indonesia yang harus dijaga. Ia berharap kepengurusan baru di bawah naungan PERWAKAB dapat menjadi motor penggerak gotong royong di Batam.

“Malam ini istimewa. Perayaan ini bukan hanya tentang tradisi, tetapi mencerminkan semangat kita menyongsong masa depan yang lebih baik dengan harmoni,” ujar Li Claudia sebelum menutup pidatonya dengan ucapan “Xinnian Kuaile”.

BACA JUGA:  Pertalite Langka di Dabo Singkep, Stok Kios Nyaris Habis Hanya Disisakan untuk Ambulans

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi lokal, tetapi juga memperkuat hubungan antar-daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Bupati Sambas Satono, yang datang langsung untuk menyaksikan pengukuhan warga mereka yang kini telah menetap dan membangun ekonomi di Kota Batam.