Gudangberita.co.id, Batam – Sebuah pesan inklusif dan menyejukkan menggema di halaman Mapolresta Barelang, Sabtu (7/3/2026). Di hadapan ribuan warga dan penceramah kondang Ustaz Das’ad Latif, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa Kota Batam adalah milik semua golongan tanpa memandang asal-usul.
Momen hangat ini terjadi dalam acara Silaturahmi Kebangsaan dan Peringatan Nuzululqur’an 1447 Hijriah. Duduk berdampingan dengan Ustaz Das’ad Latif dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Amsakar menyampaikan pidato yang menyentuh sisi emosional warga yang berasal dari berbagai penjuru nusantara.
Dalam sambutannya, Amsakar mengingatkan kembali identitas Batam sebagai kota yang dibangun di atas pondasi kemajemukan. Ia menegaskan tidak boleh ada sekat antara warga asli maupun pendatang yang telah menetap di Bumi Madani ini.
“Batam adalah rumah bersama bagi semua. Siapa pun yang tinggal dan mencari penghidupan di kota ini adalah bagian dari masyarakat Batam,” tegas Amsakar.
Ia menambahkan bahwa rasa memiliki (sense of belonging) adalah modal utama pembangunan. Menurutnya, siapa pun yang telah “mencari makan” atau menggantungkan hidupnya di Batam memiliki tanggung jawab moral yang sama untuk menjaga kondusivitas daerah.







