Gudangberita.co.id, Natuna – Di tengah ambisi besar Pemerintah Kabupaten Natuna mengejar pengakuan bergengsi UNESCO Global Geopark (UGG), sebuah ironi menyakitkan justru terungkap di lapangan.
Salah satu geosite unggulan, Pulau Setanau, yang baru-baru ini dipuji oleh Duta Besar Amerika Serikat, kini justru dilaporkan mengalami kerusakan akibat tangan jahil pengunjung lokal.
Kenyataan pahit ini menjadi salah satu poin krusial dalam rapat percepatan pengusulan Geopark Natuna menuju UGG yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Natuna, Selasa (24/2/2026).
Beberapa waktu lalu, kawasan Geosite Pulau Setanau sempat mencuri perhatian internasional saat dikunjungi oleh Duta Besar Amerika Serikat. Dubes AS menilai kawasan tersebut memiliki potensi geologi yang luar biasa dan berkomitmen untuk memperkenalkan pesona Natuna ke forum internasional.
Namun, laporan terbaru dari aktivis lingkungan justru menunjukkan potret yang bertolak belakang. Ketua Jelajah Bahari Natuna (JBN), Cherman, membeberkan bahwa Pulau Setanau kini menghadapi ancaman kerusakan serius.
Aktivitas pengunjung yang tidak bertanggung jawab, seperti melakukan pembakaran di atas batu granit purba hingga perusakan terumbu karang, mulai merusak keaslian kawasan tersebut.







