harris
NatunaZona Headline

Serasan Mau Disulap Jadi ‘Maldives’-nya Indonesia? Ini Rencana BNPP

1435
×

Serasan Mau Disulap Jadi ‘Maldives’-nya Indonesia? Ini Rencana BNPP

Share this article

Deputi BNPP sebut Serasan setara dengan Soekarno-Hatta dan Batam sebagai pintu masuk resmi negara. Sail to Natuna dimanfaatkan sebagai uji coba operasional PLBN.

Event Yacht Rally Sail to Natuna di Serasan. (Foto: ist/Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menegaskan komitmen serius dalam menjadikan Kecamatan Serasan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, sebagai salah satu pintu masuk resmi Republik Indonesia.

Hal ini ditegaskan Deputi I BNPP, Dr. Nurdin, dalam sambutannya pada kegiatan nasional Sail to Natuna yang digelar di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan, Senin (16/6/2025).

BACA JUGA:  Detik-Detik Pemadaman Api di Bunguran Batubi Natuna, Angin Kencang Jadi Musuh Utama

“Serasan adalah pintu masuk ke Indonesia, setara dengan bandara internasional seperti Soekarno-Hatta, Kualanamu, Ngurah Rai, serta pelabuhan-pelabuhan besar seperti Batam dan Tanjung Priok. PLBN Serasan adalah gerbang resmi kita,” tegas Nurdin di hadapan Bupati Natuna, jajaran pemerintah daerah, dan masyarakat Serasan.

PLBN Serasan disebut memiliki peran ganda, yakni sebagai titik pertahanan negara dan pengungkit ekonomi lokal. Bahkan, kawasan ini diusulkan menjadi destinasi wisata unggulan.

BACA JUGA:  Imbas Kerugian Menahun, Tarif Air Perumda Tirta Nusa Natuna Resmi Naik: Siapa Saja yang Terdampak?

“Kami ingin menjadikan Serasan sebagai ‘Maldives-nya Indonesia’ atau ‘Bali kedua’. Serasan punya pantai bersih, laut jernih, dan kekayaan alam luar biasa. Potensi ini harus kita optimalkan,” ujarnya.

Momen Sail to Natuna juga dijadikan uji coba operasional awal PLBN Serasan, yang mulai menunjukkan daya tarik bagi wisatawan. Beberapa turis mancanegara dari rombongan kapal layar bahkan menyatakan keinginan untuk tinggal lebih lama di Serasan, sebagian hingga tiga bulan.

BACA JUGA:  Protes Keras di Hang Nadim! Penumpang NAM Air Natuna Tuntut Hak Makan Malam dan Snack