NusantaraZona Headline

Insiden Militer Paling Mematikan Tahun 2025: 13 Orang Tewas saat Pemusnahan Amunisi di Garut, Termasuk 4 Anggota TNI

616
×

Insiden Militer Paling Mematikan Tahun 2025: 13 Orang Tewas saat Pemusnahan Amunisi di Garut, Termasuk 4 Anggota TNI

Share this article
Ledakan. (ilustrasi)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Garut –Jumlah korban tewas dalam insiden ledakan saat pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bertambah menjadi 13 orang.

Ledakan dahsyat itu terjadi pada Senin (12/5/2025) pukul 09.30 WIB di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, dan melibatkan personel militer serta warga sipil.

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, empat dari korban tewas merupakan anggota TNI AD. Mereka adalah:

BACA JUGA:  Kondisi Miris Bocah 9 Tahun di Sagulung Batam Disiksa Ibu Tiri: Mata Bengkak 3 Hari, Tubuh Dipenuhi Bekas Sundutan Rokok

Kolonel Antonius Hermawan (Kepala Pusat Gudang Puspalad Gugus 3), Mayor Anda Rohanda, Kopral Dua Eri Dwi Priambodo, Prajurit Satu Aprio Setiawan

Sementara sembilan korban lainnya adalah warga sipil, masing-masing: Agus bin Kasmin, Ipan bin Obur, Anwar bin Inon, Iyus bin Inon, Iyus Rizal bin Saepuloh, Toto, Dadang, Rustiawan, Endang

Kristomei menyebutkan bahwa saat kejadian, tengah dilakukan pemusnahan berbagai jenis amunisi, termasuk granat dan mortir, yang telah melewati masa simpan atau kedaluwarsa oleh Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) Gugus 3.

BACA JUGA:  Hasil Rontgen Miris: Sekujur Tubuh Bocah 9 Tahun di Sagulung Dipenuhi Luka Lama dan Baru Akibat Disiksa

“Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah ada kelalaian prosedur. Yang pasti, amunisi tersebut belum digunakan, tapi memang sudah tidak layak pakai,” jelas Kristomei kepada Kompas TV.