harris
HukumLinggaZona Headline

Main Boneka Capit dan Lempar Gelang di Lingga Dinyatakan Haram, MUI: Itu Judi Berkedok Permainan

1615
×

Main Boneka Capit dan Lempar Gelang di Lingga Dinyatakan Haram, MUI: Itu Judi Berkedok Permainan

Share this article
MUI Lingga haramkan aktivitas judi berkedok permainan seperti boneka capit. (Foto: Yudiar)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Lingga – Permainan boneka capit dan lempar gelang resmi difatwa haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lingga. Alasannya tegas: permainan itu dinilai mengandung unsur maysir alias judi karena mengandalkan untung-untungan.

Fatwa itu dikeluarkan dalam sidang Komisi Fatwa MUI Lingga pada Selasa (6/5/2025), menyusul maraknya permainan sejenis di pasar malam dan tempat umum. Dalam kajiannya, tim MUI menyebut permainan semacam ini memaksa pemain menukar uang untuk peluang menang yang tak pasti.

BACA JUGA:  Bukan Cuma 32 Tombak, Polisi Temukan Senjata Ini di TKP Setokok Batam

“Kalau dapat hadiah, untung. Kalau tidak, rugi. Ini jelas praktik perjudian,” bunyi penjelasan dari hasil kajian MUI.

Ketua MUI Lingga, Badi’ul Husni, menyoroti langsung praktik permainan lempar gelang yang digelar pihak swasta bernama PANDAWA di pasar malam Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir. Ia menyebut, permainan seperti itu bukan sekadar hiburan, tapi bentuk nyata judi yang dibungkus permainan rakyat.

BACA JUGA:  Gambut Singkep Barat Masih Membara, Bahaya Terselubung Ini Berada 500 Meter dari Rumah Warga

“Kami akan menyurati aparat penegak hukum. Ini harus ditertibkan,” ujar Badi’ul, Rabu (7/5/2025).

MUI Lingga pun mengimbau masyarakat, terutama umat Islam, agar tidak ikut serta dalam permainan yang bersifat spekulatif dan merugikan itu.