Batam

Overstay di Malaysia, 129 PMI Disambut di Batam dengan Wajah Campur Aduk

504
×

Overstay di Malaysia, 129 PMI Disambut di Batam dengan Wajah Campur Aduk

Share this article
Ratusan PMI dideportasi dari Malaysia lewat Batam. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Tak ada karpet merah, tapi suasana di Pelabuhan Internasional Batam Center pada Kamis siang (9/1/2024) itu serasa seperti penyambutan delegasi penting. Sebanyak 129 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia tiba dengan wajah campur aduk, antara lega dan bingung.

Mereka dideportasi karena overstay alias tinggal terlalu lama di Malaysia tanpa izin. Kepala BP3MI Kepri, Kombes Pol Imam Riyadi, yang menjadi “panitia penyambutan” langsung.

BACA JUGA:  Coreng Citra Pariwisata Kepri, Kakanwil Imigrasi Mengaku Malu Atas Ulah Oknum 'Single Fighter'

“Mereka, 129 PMI ini, overstay di Malaysia dan hari ini kita jemput untuk didata sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing,” ucap Imam.

Dari total 129 PMI, 82 di antaranya adalah laki-laki, sementara 47 adalah perempuan. Tidak hanya itu, ada juga dua bocah kecil yang ikut dalam rombongan ini, mungkin saja mereka adalah “oleh-oleh” dari Malaysia.

BACA JUGA:  Hanyut Antar Negara, Jenazah Misterius di Perairan Karimun Diduga Kru Kapal yang Hilang di Singapura: Identitas Mengarah ke Korban West Keppel Fairway

“Dua anak-anak ini adalah anak dari para pekerja yang dibawa oleh orang tua mereka,” tambah Imam. Bocah-bocah ini tampaknya menjadi perhatian ekstra karena mereka harus ikut dalam kisah pahit para orang tua yang mencoba mengadu nasib di negeri seberang.

Namun, cerita belum selesai. Setelah penyambutan hangat, pihak berwenang akan memeriksa apakah ada di antara 129 orang ini yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). “Kalau ada yang jadi korban TPPO, pelakunya akan kita kejar,” tegas Imam.