Gudangberita, Batam – Sejumlah organisasi masyarakat dan LSM di Batam yang menamakan massa aksi Aliansi Batam Menggugat merencanakan aksi demo di PLN Batam, Rabu (28/8/2024).
Mereka akan melakukan aksi unjuk rasa terkait kenaikan tarif listrik yang telah diberlakukan oleh PT PLN Batam mulai Agustus 2024 ini.
Andri Saputra selaku Ketua Aksi menyebut, demo tersebut direncanakan berlangsung di Kantor PLN Batam pagi itu.
“Diharapkan dan kita bisa sama-sama menuntut Hak kita masing-masing sebagai Warga Negara Indonesia dan juga pelanggan dari PLN,” sebutnya.
Adapun beberapa poin tuntutan yaitu, terkait pembatalan Tariff Adjustment (Kenaikan Tarif Listrik), minta diberlakukan Kompensasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) seperti Gangguan (Pemadaman Listrik) dan lain-lain sesuai Permen ESDM No.18 Tahun 2019
Kemudian meminta menghapuskan pemutusan sementara aliran listrik bagi pelanggan yang menunggak, dan meminta memberlakukan kebebasan bagi masyarakat untuk memasang daya 6A atau 4A.
Ia juga menuntut PLN Batam memberikan masyarakat kebebasan untuk menurunkan daya dari 10A ke 6A ataupun ke 4A
Sebelumnya PT PLN Batam melalui 4 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang tersebar di Batam juga sudah melakukan sosialisasi pemahaman tentang penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment) kepada masyarakat ke 11 Kecamatan, hingga kepada 48 kelurahan yang ada di Batam.













