Gudangberita.co.id, Batam – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap Muhammad Mahadi (20), yang loncat dari atas Jembatan Barelang, Sabtu (11/5/2024) malam.
Hari kedua pencarian Basarnas juga menggunakan peralatan seperti Drone Thermal dan Aqua Eyes.
Kepala Pos Basarnas Batam, Dedius menuturkan pada Senin (13/5/2024) pagi mereka menerjunkan tim dibantu TNI/Polri. Namun hasilnya masih nihil.
“Pencarian kami perluas dengan menggunakan rubber boat, pendeteksi dari udara berupa drone thermal, dan pendeteksi bawah laut menggunakan Aqua Eyes,” ucapnya kepada Gudangberita.co.id.
Kedua alat itu bisa mendeteksi benda di permukaan atau bawah laut. “Jika seandainya ada yang mengapung, drone thermal bisa mendeteksi,” ucapnya.

Tim SAR Gabungan sempat dihadapi oleh cuaca hujan deras saat melakukan pencarian. Namun hal itu tak menghalangi proses yang dilakukan.
Dedius mengatakan pihaknya masih terkendala informasi ciri-ciri dan pakaian yang dikenakan M Mahadi saat meloncat.
“Saat meloncat itu memang sendalnya tertinggal warna hitam di atas jembatan. Namun infromasi awal dari pihak keluarga belum jelas, pakaian yang digunakan dan sebagainya,” terangnya.
Dedius mengatakan dari pengalaman sebelumnya operasi di Jembatan Barelang, akan memperluas radius pencarian hingga pulau-pulau terdekat dari Jembatan 1 Barelang.












