Gudangberita.co.id, Natuna – Hampir seluruh harga komoditi sayur-sayuran di pasar rakyat di Ranai, Kabupaten Natuna meroket. Kondisi ini sudah terjadi sejak satu bulan terakhir.
Tidak hanya bagi sayuran dari luar Natuna, kenaikan harga sayuran juga berlaku untuk sayuran lokal.
Salma (47), pedagang di Pasar Rakyat Ranai mengaku sejak harga sayur sayuran terus naik, pedagang ikut merugi karena pembeli sepi.
“Sekarang semakin sepi. Kami sering rugi kalau harga sayur sayuran mahal begini. Bukannya untung, tapi malah sayuran busuk terbuang,” ujar Salma, Senin (1/4/2024).
Salma mengaku, sayur sayuran lokal pun ikut naik saat ini. Seperti terong, sebelumnya Rp 15 ribu per kilo, sekarang sudah Rp 20 ribu per kilo. Bahkan harga tomat tembus Rp 45 ribu per kilo.
Namun harga cabai merah mulai stabil sekitar Rp 75 ribu per kilogram. Dibanding harga cabai rawit masih sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per ons.
“Harga wortel masih tinggi, sekarang Rp 28 ribu per kilo. Sebelumnya sekitar Rp 20 ribu, tapi sekarang lagi kosong. Sayuran kol Rp 20 ribu per kilo, sebelumnya Rp 15 ribu sampai Rp 18 ribu per kilogram. Tentu saja kami sangat mengeluhkan kondisi harga saat ini. Apalagi sebagian komoditi sayuran di Ranai masih di pasok dari luar daerah,” ujarnya.













