Yang lebih mengejutkan, hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam yang turun ke lokasi. Pengawasan dinilai sangat lemah.
Upaya konfirmasi telah dilakukan. Wartawan sudah mengirim permintaan konfirmasi melalui WhatsApp kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie, namun hingga saat ini belum ada balasan.
Herry mendesak Walikota Batam untuk mengevaluasi Kepala DLH, Herman Rozie, serta Kabid Pengawasan.
“Kalau memang tidak mampu menjaga lingkungan, ya ganti saja. Batam bukan tempat sampah limbah B3,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat kepolisian segera mengusut pelaku pembuangan limbah tersebut. “Kami tahu siapa pemiliknya, tapi biar aparat yang bertindak. Ini harus jadi efek jera.” ucapnya.











