“Mohon berikan dokumen yang berkaitan dengan tuntutan bapak dan ibu, agar sekretariat DPRD bisa mengkaji dan menelaah masalah ini,” ujarnya.
Ngah Ige menegaskan, bahwa dirinya tidak tinggal diam bilamana hak-hak masyarakat di ingkari atau tidak dipenuhi oleh pihak perusahaan.
Ia berharap masyarakat bisa menyerahkan seluruh data yang berkaitan dengan tututan.
Ia pun berpesan kepada para demonstran agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak menimbulkan anarkis.
“Ini rumah rakyat, ini rumah bapak dan ibuk semua, saya berdiri sini atas kepercayaan bapak dan ibuk semua, serahkan dokumennya kepada kami, nanti akan kami kejar,” tegasnya.
Massa pengunjuk rasa ini akhirnya membubarkan diri.
“Kami bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Indra Gunawan yang mau menjumpai kita disini,“ kata salah satu tokoh perwakilan wanita warga Kampung Penyengat.













