Warga Diminta Waspada dan Bijak Bermedia Sosial
Hoax ini telah membuat sejumlah warga Desa Ceruk merasa takut untuk bermalam di kebun durian mereka. Menanggapi hal ini, Romawi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
“Kami meminta warga tetap tenang dan selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” tambahnya.
Polisi juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan melaporkan konten-konten yang mencurigakan.
Mengapa Hoax Seperti Ini Mudah Viral?
Hoax dengan tema supranatural sering kali menarik perhatian karena memanfaatkan rasa takut masyarakat. Dalam kasus ini, lokasi kebun durian yang gelap dan jauh dari pemukiman menjadi konteks yang mudah digunakan untuk menakut-nakuti. Hoax semacam ini dapat berdampak negatif, mulai dari keresahan hingga gangguan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Untuk mencegah kejadian serupa, pemerintah desa perlu bekerja sama dengan kepolisian akan meningkatkan edukasi literasi digital bagi masyarakat.
Kampanye “Cek Fakta Sebelum Percaya” perlu digalakkan agar warga lebih waspada terhadap berita palsu yang beredar di media sosial.













