Gudangberita.co.id, Batam – Universitas Batam (Uniba) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Tahun ini, Uniba menggandeng Bengkel Tanjak Rumahitam, sebuah UMKM lokal yang fokus mengembangkan produk budaya Melayu berupa tanjak dan perlengkapan adat.
Tim PKM Uniba diketuai oleh Assoc Prof Dr Ir Yuanita FD Sidabutar ST MSi, bersama Dr Malahayati Rusli Bintang BSc MPH dan Raymond SE MSc. Program ini tak hanya berorientasi akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Batam.
Prof Yuanita menegaskan, tanjak Melayu bukan hanya identitas budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Uniba harus mengambil peran membina dan mendampingi UMKM agar berkembang dari sisi kualitas produksi, jumlah produksi, hingga pemasaran. Harapannya, nilai transaksi juga meningkat,” ujar Yuanita, Senin (1/9) di aula lantai 8 kampus Uniba.
Dari hasil diskusi dengan pengelola Bengkel Tanjak Rumahitam, diketahui usaha ini memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Bahkan, sejumlah ibu rumah tangga yang menjadi mitra produksi bisa meraih penghasilan Rp200 ribu hingga Rp400 ribu per hari dari rumah.











