Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UMRAH, Dr. Suryadi, yang menyebut kegiatan ini sebagai implementasi nyata dari nota kesepahaman antara UMRAH dan UNIBA. “Kolaborasi ini bukan seremonial. Ini adalah bentuk nyata kontribusi kampus membangun Indonesia dari pinggiran, dari laut dan pesisir,” tegasnya.
Seminar nasional ini menghadirkan dua sesi pemaparan riset aplikatif:
Dr. R. A. Widyanti Diah Lestari (UNIBA) memaparkan strategi literasi keuangan masyarakat pesisir dan penguatan UMKM melalui pengelolaan keuangan berkelanjutan.
Dr. Lily Viruly (UMRAH) mengulas potensi besar siput laut gonggong dan ikan hiu sebagai bahan baku produk inovasi UMKM, dengan nilai ekonomi tinggi sekaligus menjaga kelestarian budaya maritim lokal.
Hari Kedua: Aksi Nyata di Desa Pengudang
Selasa, 27 Mei 2025, kegiatan berlanjut dengan aksi lapangan di Desa Pengudang, Bintan, melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua kampus. Lokasi pengabdian mencakup Balai Desa, Puskesmas Pembantu, dan SD 005 Teluk Sebong, dengan kegiatan mulai dari edukasi kesehatan, pelatihan ekonomi kreatif, hingga penguatan literasi lingkungan.
Melalui PKM Kolaborasi Nasional ini, UMRAH dan UNIBA menunjukkan bahwa pengabdian bukan hanya kewajiban Tri Dharma, tetapi bentuk nyata kontribusi ilmiah membangun Indonesia dari pesisir. Kegiatan ini sekaligus menjawab tantangan masa depan: bagaimana kampus bisa jadi motor penggerak perubahan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.













