Jasad Farhan kemudian ditemukan dalam keadaan tengkurap dengan tangan mengepal. Ia mengenakan jaket hitam, kaos biru muda, celana panjang hitam, dan sepatu hitam. Di bawah jembatan, tangis pecah saat sejumlah wanita—yang diduga kerabat dan rekan kerjanya—menangisi kepergiannya.
Motif Masih Misteri
Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif bunuh diri. “Korban laki-laki, warga Mangsang. Saat ini masih kami dalami motifnya,” ujarnya.
Jasad korban kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk keperluan identifikasi. Kepolisian juga mengamankan barang-barang milik korban, termasuk sepeda motor dan kartu identitasnya.










