Market

Tiket Habis Terjual, 20 Ribu Pengunjung Akan Semarakkan Digiland 2025

324
×

Tiket Habis Terjual, 20 Ribu Pengunjung Akan Semarakkan Digiland 2025

Share this article

Diselenggarakan pada 18 Mei 2025 di Istora Senayan, Jakarta dengan menghadirkan Digiland Run, Digiland Music, serta Kuliner Nusantara dan Pasar UMKM

(kiri ke kanan) SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Marketing Telkomsel Derrick Heng, dan Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung saat acara Press Conference Digiland 2025, di Jakarta, Senin (5/5). (Foto: Telkom)
banner 468x60

Melalui rangkaian kegiatan ini, TelkomGroup juga turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi sport tourism dan memberdayakan ekonomi kreatif dengan keterlibatan para pelaku UMKM. Digiland menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ungkap Ririek Adriansyah.

Tidak hanya sekadar ajang lari, TelkomGroup juga mengintegrasikan penerapan prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan Digiland Run 2025. Salah satu wujud nyatanya adalah penggunaan jersey ramah lingkungan yang akan diperoleh dan dikenakan oleh seluruh peserta.

BACA JUGA:  Solusi Pindahan Praktis! Maxim Batam Luncurkan 'Cargo Car', Bisa Angkut Barang Sekaligus Penumpang

Jersey Digiland Run 2025 dibuat 100% dari bahan daur ulang, menggunakan kurang lebih 10 botol plastik bekas untuk setiap jersey. Proses produksinya dilakukan di pabrik yang menggunakan 70% tenaga surya, sehingga mendukung upaya dalam mengurangi jejak karbon secara signifikan.

Proses pewarnaan jersey menggunakan bahan yang telah disertifikasi oleh Bluesign, standar internasional untuk produksi tekstil yang ramah lingkungan. Proses ini dirancang dengan hemat energi dan air, tidak mengandung bahan kimia berbahaya, sehingga aman bagi kulit dan lingkungan.

BACA JUGA:  Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Maxim Batam dan YPSSI Santuni Puluhan Anak Yatim

Selain itu, setiap 1 kilometer jarak yang ditempuh oleh pelari akan dikonversi menjadi 1GB paket data internet untuk didonasikan bagi pendidikan di pelosok desa seluruh nusantara.