Market

Tiket Habis Terjual, 20 Ribu Pengunjung Akan Semarakkan Digiland 2025

324
×

Tiket Habis Terjual, 20 Ribu Pengunjung Akan Semarakkan Digiland 2025

Share this article

Diselenggarakan pada 18 Mei 2025 di Istora Senayan, Jakarta dengan menghadirkan Digiland Run, Digiland Music, serta Kuliner Nusantara dan Pasar UMKM

(kiri ke kanan) SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Marketing Telkomsel Derrick Heng, dan Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung saat acara Press Conference Digiland 2025, di Jakarta, Senin (5/5). (Foto: Telkom)
banner 468x60

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menjelaskan bahwa tahun ini menjadi tahun keempat penyelenggaraan Digiland, serta menandai tahun kedua pelaksanaan Digiland Run yang hadir dalam tiga kategori, meliputi 21K (Half Marathon), 10K, dan 5K. Digiland Run tahun ini menjadi berbeda dengan menyandang predikat World Athletics Label Road Races.

BACA JUGA:  Solusi Pindahan Praktis! Maxim Batam Luncurkan 'Cargo Car', Bisa Angkut Barang Sekaligus Penumpang

Sertifikasi ini diberikan oleh World Athletics, lembaga internasional yang menaungi olahraga atletik, kepada ajang lari yang memenuhi standar tinggi dari sisi penyelenggaraan, keselamatan peserta, integritas kompetisi, serta kualitas rute dan pengukuran waktu.

“TelkomGroup menghadirkan Digiland 2025 dengan berbagai rangkaian kegiatan, meliputi Digiland Run, Digiland Music, serta Kuliner Nusantara dan Pasar UMKM. Banyak yang berbeda dari penyelenggaraan Digiland tahun ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:  Sambut Mudik Lebaran 2026, Indosat Perkuat Jaringan di Sumatra dan Luncurkan Fitur Anti-Scam WhatsApp Pertama

Digiland Run menjadi semakin istimewa dengan diraihnya predikat World Athletics Label Road Races yang menjadikan ajang ini bertaraf internasional. Selain itu, Digiland Run juga mengedepankan aspek keberlanjutan melalui penggunaan jersey yang ramah lingkungan, serta inisiatif konversi jarak tempuh pelari menjadi donasi paket data internet untuk pendidikan di pelosok nusantara.